Catatan Tujuh November

|Gunawan|

Hari ini, kembali menyapa Kempo. Menyapa alam semesta. Mencoba menelusuri ciptaan Ilahi. Juga mencari kepingan inspirasi. 

Suasana di bawah langit Kempo relatif sejuk. Tidak terlalu panas, juga tidak terlalu dingin. Angin sepoi yang menghampiri membuat tubuh terasa adem. 

Dok. Pribadi: Sedang menyemprot gulma

Di bawah langit Kempo, di saat sedang istirahat di dangau, saya juga mencoba membuat akun blog pribadi terbaru. Blog sederhana. Hanya iseng saja awalnya. Saya membuat blog ini menggunakan HP. Nama blog-nya adalah "Catatan Harian GunMijo". Sesuai dengan namanya, blog ini akan saya isi dengan catatan atau coretan harian saya. 

Sebenarnya, dulu saya punya blog pribadi. Ada ratusan judul tulisan yang saya muat di blog ini. Namun, karena suatu hal, saya tidak lagi memanfaatkan blog tersebut. 

O, ya, ketika perjalanan pulang, di beberapa titik di wilayah Kabupaten Dompu terlihat hujan. Ada hujan deras. Ada pula hujan ringan yang jatuh di beberapa titik. Tapi, bukan hujan air mata, ya. Konon, bagi kaum galau, hujan itu hanya 1% saja mengandung air, sementara 99%-nya adalah kenangan. 

Di tembok di suatu tempat, dari jauh, saya melihat dan membaca satu kalimat menarik. Tulisannya adalah "Aku Cinta Kotaku yang Bersih dan Indah". Tulisan atau kalimatnya sih bagus, namun mirisnya ada banyak sampah dan gulma yang tampak di sekitar tulisan tersebut. Ya, begitulah adanya. 

Meskipun perjalanan kali ini tidak sampai dua belas jam, namun ada sekeping inspirasi yang didapat. Sederhana, namun penuh makna. []

Wallahu a'lam. 

Dompu dan Lereng Lareda, 7/11

Komentar