Belajar dari Luka yang Kauberikan

|Gunawan|

Luka yang kauberikan itu bukanlah sebuah petaka buatku. 
Itulah mengapa aku tak pernah membencimu, meski kau telah pergi. 

Luka yang kauberikan justru menguatkanku, bahkan jauh lebih kuat dari yang kuduga. 
Menjadikanku lebih berarti lagi.
Menjadikanku lebih menghargai waktu. 
Menjadikanku mengerti akan hakikat hidup yang sesungguhnya: bahwa hidup harus dijalani sepenuh hati, apa pun yang terjadi. 

Dok. Pribadi: Suatu malam saat bulan terbit

Sampai kini, aku masih terus belajar dari luka yang kauberikan.
Maka, izinkanlah aku berterima kasih kepadamu karena sudah dengan sengaja meninggalkan setitik luka di hatiku. 

Wallahu a'lam. 

Lereng Lareda, 12/12

Komentar