Kepada yang Masih Setia Menemani

|Gunawan|

Kepada yang masih setia menemani. 
Terima kasih karena sudah mau menjalani hidup bersama.
Terima kasih karena sudah menjadi penyejuk hati.
Terima kasih karena sudah menjadi penyemangat diri. 
Terima kasih karena sudah mau menikmati susah senang bersama. 
Terima kasih karena sudah mau menerima segala kekurangan yang ada. 
Terima kasih karena sudah mau melangkah bersama, menjalani hari-hari dengan penuh warna dan irama. 

Dok. Pribadi: Suatu malam di Masjid Terapung Kota Bima

Kepada yang masih setia menemani. 
Terima kasih atas semua ini. 
Semoga masih terus bisa seperti ini, apa pun yang terjadi, selalu setia menemani.
Sampai nanti, sampai mati. 

Wallahu a'lam. 

Lereng Lareda, 18/12

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Erizeli Jely Bandaro dan Dunia Menulis

Menulis Buku Itu Butuh Waktu

Salah Naik Kapal