Menyambut Tahun Baru dengan Menulis Laporan
|Gunawan|
Sudah tiga malam kami berada di rumah sakit. Tak terasa. Selama itu ada banyak kisah atau cerita yang tercipta. Ada yang mengandung tawa. Ada juga yang meneteskan air mata.
Menurut saya, pelayanan rumah sakit ini relatif bagus. Cepat dan terukur. Memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien adalah tujuan utamanya.
Petugas di rumah sakit ini ada banyak. Semuanya menjalani tugas sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.
Di samping petugas tetap, di rumah sakit ini juga ada beberapa mahasiswa yang sedang melakukan praktikum atau magang. Di antaranya ada dari STIKES YARSI. Mereka perawat. Saya tanya salah satu dari mereka, ternyata mereka sedang mengambil Profesi (Ners). Dan, menjalani praktikum di rumah sakit ini merupakan bagian dari tugas kuliah mereka.
Ada tiga orang yang sempat saya ajak berkenalan dan berbincang ringan. Satu di antaranya rupanya satu almamater dengan saya. Sama-sama pernah menempuh studi di SMAN 1 Kempo. Hanya saja, dia adik kelas saya. Dia lulus di SMANSAKEM pada tahun 2014, enam tahun setelah saya.
![]() |
| Dok. Pribadi: Beberapa mahasiswa STIKES YARSI yang sedang menulis laporan |
Hari ini, Sabtu, 31 Desember 2022 adalah hari terakhir mereka menjalani tugas di rumah sakit ini. Di luar ruangan, di lorong rumah sakit, dengan duduk beralaskan keramik, beberapa di antara mereka sedang menulis laporan (mungkin bagian tertentu dari laporan akhir).
"Nulis laporan, ya?" tanya saya kepada mereka.
"Iya, Kak," kata salah satu bidadari tak bersayap yang berseragam putih di antara mereka sembari melempar senyuman.
"Semangat nulis laporannya, ya. Sukses selalu."
"Terima kasih sudah menyemangati, Kak."
Mungkin ini adalah momen yang membahagiakan bagi mereka. Karena setelah tiga bulan menjalani praktikum di rumah sakit, akhirnya mereka bisa kembali juga ke kampus.
Namun, boleh jadi juga hari ini adalah salah satu momen tersedih bagi mereka. Sebab, di detik-detik menjelang pergantian tahun baru kali ini, mereka harus menulis atau berkutat dengan laporan akhir praktikum. Tidak bisa merayakan (malam) pergantian tahun sebagaimana orang-orang di kota pada umumnya. []
Wallahu a'lam.
RSUD Kota Mataram, 31/12

Sejuk baca tulisan nya cuman dialog nya terlalu singkat.. selamat tahun baru M pak gun
BalasHapusTakut kesetrum kalau dialognya lama. Soalnya lawan bicaranya sang bidadari, Pak. 😁😄🤭
Hapus