Merelakan Kepergianmu Sepenuh Hati
|Gunawan|
Bagaimanapun juga kau pernah mewarnai hari-hariku.
Menghiburku di kala gundah.
Menemaniku di kala sunyi.
Menyemangatiku di saat kubutuh kata-kata penyemangat.
![]() |
| Dok. Pribadi: Suatu waktu saat melewati jalan lintas Kilo-Soromandi |
Atas kepergianmu itu tidak sepantasnya aku menyalahkanmu.
Mungkin aku yang salah sepenuhnya.
Aku tak boleh egois.
Aku harus merelakan kepergianmu itu, sepenuh hati.
Mestinya begitu, melepaskanmu setulus hati.
Jika suatu saat nanti kau menyesal dan ingin kembali kepadaku, mohon maaf aku tak bisa.
Sebab, kau sudah kulepaskan dengan sepenuh hati dan setulus hati.
Dan kini, kau hanyalah sebuah kenangan yang tak lagi kuharapkan pulang kembali.
Wallahu a'lam.
Lereng Lareda, 21/12

Komentar
Posting Komentar