Meski Hanya Sekali Aku Berjumpa Langsung denganmu

|Gunawan|

Aku tak tahu kapan perasaan ini mulai ada. 
Yang jelas setiap kali melihatmu, detak jantungku kian berdebar, tak seperti biasanya. 
Senyum tipis itu menari-nari dalam pikiranku. 
Terbayang nyata wajah lugumu. 

Aku tak tahu kapan perasaan ini mulai menyapa.
Yang jelas diam-diam aku menatap wajahmu. 
Meski kau tak tahu. 
Meski mungkin juga kau tak mau tahu. 

Dok. Pribadi: Suatu malam

Aku tahu ini tak mudah. 
Terlebih kita tak begitu saling mengenal. 
Hanya sekali aku berjumpa langsung denganmu.
Itu pun hanya sebentar aku menatap wajahmu saat itu. 
Namun, di awal jumpa itu, entah mengapa hati ini begitu senang melihatmu. 
Ada kesejukan yang tampak dari raut wajahmu. 
Terima kasih karena sudah membiarkanku mencuri menatap wajahmu saat itu. 

Wallahu a'lam. 

Lereng Lareda, 19/12

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Erizeli Jely Bandaro dan Dunia Menulis

Menulis Buku Itu Butuh Waktu

Salah Naik Kapal