Kesan Selama Berada di Rumah Sakit
|Gunawan|
Kami tiba di rumah sakit sekira pukul 20:12 WITA. Kemudian, langsung masuk di IGD. Terus, langsung mendaftar, mengurus permintaan ruangan, berdiskusi dengan dokter dan perawat, mengambil hasil lab di lantai tiga, bolak-balik ke sana kemari, dan melakukan berbagai hal lainnya.
Menurut saya, pelayanan yang diberikan oleh pihak atau petugas di rumah sakit ini cukup bagus, cepat, dan terukur. Juga sangat ramah terhadap para pengunjung rumah sakit.
Satu hal juga yang saya perhatikan adalah rumah sakit ini bersih sekali. Baik di dalam ruangan maupun di luar. Tidak ada terlihat sampah yang berserakan. Petugas kebersihannya tiga kali sehari menyapu dan mengepel lantai kamar pasien dan lorong-lorong rumah sakit. Toiletnya juga dibersihkan sampai bersih dan wangi, dua kali sehari: pagi dan sore.
| Dok. Pribadi: Pemandangan di salah satu sudut RSUD Kota Mataram |
Pokoknya, benar-benar bersih, rapi, wangi, dan nyaman. Tidak hanya saya yang mengatakan seperti ini. Para pengunjung yang lainnya juga mengatakan hal yang sama.
Orang-orang yang bertugas di rumah sakit ini, mulai dari dokter, perawat, petugas kebersihan, satpam, dan lainnya, semuanya ramah. Bila ada yang melakukan kesalahan, misalnya, mereka akan menegur atau memberi tahunya dengan ramah lagi santun. Tidak pernah dibentak. Tidak pernah nada suaranya meninggi. Tidak pernah mengumpat.
Selama saya berada di rumah sakit ini, tidak pernah saya melihat atau mendengar adanya kasus pencurian atau barang-barang hilang. Mungkin karena ada CCTV yang selalu mengintai. Entahlah. Yang jelas, alat-alat elektronik semacam HP dan beberapa barang berharga lainnya yang disimpan begitu saja, tidak pernah hilang. Bahkan, ketika tidur di malam hari, pintu kamar kami terbuka lebar dan HP disimpan begitu saja, sama sekali tidak ada yang hilang. Begitu juga dengan barang-barang berharga orang lain, mereka simpan begitu saja, dan tidak ada yang hilang atau kemalingan.
Satu hal lain juga yang saya catat adalah tidak ada orang yang bisa dengan bebas berkeliaran menjual jajan-jajan atau makanan di dalam area rumah sakit. Juga tidak ada pengemis atau peminta-peminta yang masuk area rumah sakit dan mengetuk pintu kamar. Ini sangat jauh berbeda dengan beberapa rumah sakit yang pernah saya kunjungi.
Catatan atau pandangan saya ini tentu subjektif. Atau mungkin karena memang baru pertama kali saya menginjakkan kaki di rumah sakit ini. Tapi, yang jelas, selama enam malam saya berada di rumah sakit ini, apa yang saya uraikan panjang lebar di atas adalah benar adanya. []
Wallahu a'lam.
Lereng Lareda, 5/1
Komentar
Posting Komentar