Mengapa Harus Diakhiri dengan Benci?

|Gunawan|

Kita tak seharusnya saling membenci dan melukai. 
Jika semula kita saling mencintai, lalu mengapa harus diakhiri dengan kata benci?
Jika awalnya kita bisa berbagi tawa, lalu mengapa harus berujung luka? 

Bukankah bahagia itu kita yang ciptakan sendiri? 
Lalu mengapa kita ingin berselimut lara?
Bukankah senyum ceria jauh lebih bermakna? 
Lalu mengapa kita ingin menyakiti diri sendiri?

Dok. Pribadi: Suasana alam Bumi Pajo pada suatu waktu

Ada baiknya kita sama-sama belajar mengendalikan diri. 
Agar kemudian bisa saling mengerti.
Mari kita saling memaafkan dan sudahi kata benci. 
Mari kita mulai lagi dari awal, saling mencintai dan mengasihi. 

Wallahu a'lam. 

Lereng Lareda, 25/1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Erizeli Jely Bandaro dan Dunia Menulis

Menulis Buku Itu Butuh Waktu

Salah Naik Kapal