Sebab Kita Telah Memilih Jalan Hidup Masing-masing

|Gunawan|

Apa kabar kamu hari ini? 
Seseorang yang pernah menemani hari-hariku. 
Seseorang yang pernah ada di sampingku. 
Seseorang yang pernah membuatku tersenyum dan hadirkan bahagia. 
Semoga kamu baik-baik saja. 

Entah mengapa saat ini bayang-bayangmu menyapaku. 
Wajahmu tiba-tiba menari-nari di pikiranku. 
Kamu pun hadir dalam bunga tidurku. 
Aku tak tahu mengapa ini bisa terjadi. 

Dok. Pribadi: Suatu malam di kapal

Maaf, tidak ada maksudku untuk mengganggumu.
Aku tahu bahwa kita sudah berada dalam zona nyaman masing-masing. 
Aku tahu bahwa kita telah memilih jalan masing-masing. 
Antara kamu dan aku tak akan mungkin menjadi kita. 
Sebab, kamu telah memutuskan untuk pergi dan memilih jalanmu sendiri. 
Sama halnya juga dengan aku yang memutuskan untuk tetap di sini dan memilih jalanku sendiri. 

Baik-baik saja di sana. 
Oh, ya, jika kata-kataku ini mengganggu pikiranmu, mohon jangan dibaca. 
Tolong, jangan juga melarangku untuk menuliskan kata-kata seperti ini. 
Sebab, inilah salah satu caraku untuk membahagiakan diri: menulis. 

Wallahu a'lam. 

Lereng Lareda, 8/1

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Erizeli Jely Bandaro dan Dunia Menulis

Menulis Buku Itu Butuh Waktu

Salah Naik Kapal