Padahal Baru Kemarin
|Gunawan|
Padahal, baru kemarin kita menikmati bahagia.
Tiba-tiba, duka datang menyapa.
Padahal, baru kemarin kita tertawa riang.
Tiba-tiba, air mata jatuh tak terbendung.
Padahal, baru kemarin kita saling menyapa.
Tiba-tiba, terdengar kabar kau tak lagi ada.
Padahal, baru kemarin kita menikmati bahagia.
Tiba-tiba, duka datang menyapa.
Padahal, baru kemarin kita tertawa riang.
Tiba-tiba, air mata jatuh tak terbendung.
Padahal, baru kemarin kita saling menyapa.
Tiba-tiba, terdengar kabar kau tak lagi ada.

Komentar
Posting Komentar