Padahal Baru Kemarin

|Gunawan|

Padahal, baru kemarin kita menikmati bahagia. 
Tiba-tiba, duka datang menyapa. 

Padahal, baru kemarin kita tertawa riang. 
Tiba-tiba, air mata jatuh tak terbendung. 

Padahal, baru kemarin kita saling menyapa. 
Tiba-tiba, terdengar kabar kau tak lagi ada. 

Dok. Pribadi: Salah satu quotes saya

Padahal, baru kemarin kita bersatu dalam ikatan. 
Tiba-tiba, kita berusaha untuk saling melupakan. 

Padahal, baru kemarin kita berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan. 
Tiba-tiba, kita saling bermusuhan dan menjatuhkan. 

Wallahu a'lam. 

Lereng Lareda, 7/2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Erizeli Jely Bandaro dan Dunia Menulis

Menulis Buku Itu Butuh Waktu

Salah Naik Kapal