Saat Dia Pergi
|Gunawan|
Bagaimanapun juga kepergian selalu meninggalkan luka di hati.
Siapa pun ia.
Apalagi seseorang yang pernah mengisi hari-harimu penuh ceria.
Sedikit banyak akan ada luka yang ditinggalkan di hati.
Saat seseorang yang amat kau sayangi pergi, kau akan merasa kehilangan sekali.
Hari-harimu tiba-tiba berlinang air mata.
Kau begitu terluka.
Bahkan, kau akan memarahi dirimu sendiri, menyesali atas apa yang kau lakukan kepadanya.
Bagaimanapun juga kepergian selalu meninggalkan luka di hati.
Siapa pun ia.
Apalagi seseorang yang pernah mengisi hari-harimu penuh ceria.
Sedikit banyak akan ada luka yang ditinggalkan di hati.
Saat seseorang yang amat kau sayangi pergi, kau akan merasa kehilangan sekali.
Hari-harimu tiba-tiba berlinang air mata.
Kau begitu terluka.
Bahkan, kau akan memarahi dirimu sendiri, menyesali atas apa yang kau lakukan kepadanya.
![]() |
| Dok. Pribadi: Salah satu quotes saya di IG |
Saat itu, kau hanya ingin ada dia di sampingmu.
Menemani hari-harimu seperti biasanya.
Bahkan, jikapun ia yang salah, kau akan memaafkannya.
Tapi, itu sudah terlambat.
Karena, dia telah pergi, dan tak akan mungkin bisa kembali lagi.
Tidak apa-apa.
Nikmati saja.
Apa pun itu, hidup harus dijalani.
Bahwa luka yang ditinggalkan itu, cepat atau lambat akan sirna juga.
Sekarang tugasmu hanya perlu memaafkan dirimu sendiri.
Lalu, secara perlahan, cobalah untuk menerima segala yang terjadi, termasuk kepergiannya itu.
Dengan begitu, kau akan lega dan bisa tersenyum kembali.
Wallahu a'lam.
Menemani hari-harimu seperti biasanya.
Bahkan, jikapun ia yang salah, kau akan memaafkannya.
Tapi, itu sudah terlambat.
Karena, dia telah pergi, dan tak akan mungkin bisa kembali lagi.
Tidak apa-apa.
Nikmati saja.
Apa pun itu, hidup harus dijalani.
Bahwa luka yang ditinggalkan itu, cepat atau lambat akan sirna juga.
Sekarang tugasmu hanya perlu memaafkan dirimu sendiri.
Lalu, secara perlahan, cobalah untuk menerima segala yang terjadi, termasuk kepergiannya itu.
Dengan begitu, kau akan lega dan bisa tersenyum kembali.
Wallahu a'lam.
Lereng Lareda, 27/2

Komentar
Posting Komentar