Tentang Hujan dan Kamu
|Gunawan|
Dan terjadi lagi.
Rintik-rintik hujan terus hadir tanpa henti.
Hadir menyapa bumi.
Dari pagi hingga pagi lagi.
Air bah tak terkendali.
Orang-orang mulai gelisah, mengumpat sana-sini.
Tuhan pun dimarahi seenak hati.
Padahal dulu hujan terus dinanti.
Dan terjadi lagi.
Kamu yang dulu berjanji sehidup semati.
Kini, tiba-tiba pergi dan tak ingin bersama lagi.
Dan terjadi lagi.
Rintik-rintik hujan terus hadir tanpa henti.
Hadir menyapa bumi.
Dari pagi hingga pagi lagi.
Air bah tak terkendali.
Orang-orang mulai gelisah, mengumpat sana-sini.
Tuhan pun dimarahi seenak hati.
Padahal dulu hujan terus dinanti.
Dan terjadi lagi.
Kamu yang dulu berjanji sehidup semati.
Kini, tiba-tiba pergi dan tak ingin bersama lagi.
Komentar
Posting Komentar