Sajak untuk Diri Sendiri

|Gunawan|

Untuk diriku yang pura-pura kuat, yang sesungguhnya lemah tak berdaya. 
Terima kasih, ya. 
Tetaplah semangat menjalani hidup ini, lapangkan dada. 
Kau pasti mampu melaluinya. 
Kini dan nanti, kau hanya perlu melangkah sekuat tenaga, semampu yang kau bisa. 
Percayalah, suatu saat nanti, kau akan kuat seperti yang kau damba. 

Untuk diriku yang pura-pura bahagia, yang sesungguhnya penuh dengan luka. 
Terima kasih, ya. 
Selama ini kau sudah bersusah payah menuju bahagia. 
Tetaplah berbagi bahagia dengan kata-kata, walau kau sendiri masih berselimut duka. 
Kini dan nanti, kau hanya perlu melangkah sekuat tenaga, semampu yang kau bisa. 
Percayalah, suatu saat nanti, bahagia akan datang menyapa. 

Dok. Pribadi: Salah satu buku karya saya

Untuk diriku yang pura-pura senyum ceria, yang sesungguhnya penuh dengan air mata. 
Terima kasih, ya. 
Kau sudah rela berpura-pura untuk orang-orang yang kau cinta. 
Demi bahagia mereka. 
Tetaplah berbagi senyum ceria dengan kata-kata, walau kau sendiri bertumpah air mata. 
Kini dan nanti, kau hanya perlu melangkah sekuat tenaga, semampu yang kau bisa. 
Percayalah, suatu saat nanti, senyum pura-pura itu akan menjadi nyata, menghapus luka dan duka yang selama ini menjelma. 

Wallahu a'lam. 

Lereng Lareda, 1/3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Erizeli Jely Bandaro dan Dunia Menulis

Menulis Buku Itu Butuh Waktu

Salah Naik Kapal